Orang Tak Penting Sok Penting

Selalu saja kejadian. Setiap kali naik pesawat, tidak pernah tidak, selalu saja saya dihantui perasaan was-was. Bagaimana tidak, nyawa saya bergantung kepada beberapa orang yang merasa dirinya begitu penting sehingga harus menyalakan telepon genggamnya selama mungkin sebelum pesawat tinggal landas, dan langsung menyalakannya kembali sesaat pesawat menjejakkan kembali rodanya di landasan. Seakan mereka sedang menunggu sebuah panggilan telepon yang menentukan hidup mereka seribu tahun ke depan.

Soal betapa berbahayanya melakukan hal ini, saya yakin hampir semua dari kita mengetahuinya. Para awak pesawatpun tak pernah lupa mengingatkan hal ini. Namun berapa dari kita yang mematuhinya? Mungkin benar adanya ketika ada yang bilang bahwa peraturan dibuat untuk dilanggar. Namun melihat orang lain melanggar peraturan yang akan membahayakan kehidupan saya? Ini yang sulit untuk bisa diterima.

Pesawat sudah bersiap lepas landaspun, masih saja ada beberapa orang yang sibuk dengan telepon genggamnya. Entah itu berbicara di telpon, atau sibuk menulis pesan singkat. Banyak di antara mereka yang pura-pura sudah mematikan telponnya saat para awak kabin datang mengingatkan.

Imbauan awak kabin agar tak ada yang menyalakan telepon genggam mereka sebelum sampai dan berada di gedung terminalpun seakan tak ada artinya. Sesaat roda pesawat menghentak bumi, kring-kring, suara telepon genggam dinyalakan terdengar dimana-mana. Bapak tua berjas mahal, ibu tua berkerudung putih, wanita muda berkaca-mata mahal, anak muda bergaya hip-hop, semuanya sama, langsung sibuk menyalakan telepon genggamnya.

Lama saya berpikir, orang-orang penting di negeri ini kah mereka sehingga harus seketika langsung terhubung. Orang-orang penting yang bertanggung jawab terhadap nyawa ratusan atau bahkan ribuan orang di negeri ini kah mereka? Orang-orang penting yang harus menjaga agar pemerintahan di negeri ini berjalan dengan baik kah mereka?

Lama saya memperhatikan wajah bapak tua berjas mahal, ibu tua berkerudung putih, wanita muda berkaca-mata mahal, dan anak muda bergaya hip-hop yang ada di pesawat yang saya tumpangi hari ini. Lama saya mengingat, tapi tak satupun dari mereka yang bisa saya kenali sebagai orang penting. Buat keluarga dan orang-orang di sekitar mereka, tentu saja iya. Tetapi untuk sebegitu pentingnya mereka sehingga harus membahayakan jiwa saya dan ratusan penumpang pesawat lainnya?

Entahlah, tapi saya bilang tidak ada satupun di antara mereka yang cukup penting untuk menjadi orang penting yang saya maksud.

Lihatlah, dua jam telepon genggam mereka tidak aktif selama penerbangan Padang-Jakarta, dunia baik-baik saja. Satu jam setelah mendarat mereka baru menyalakannya dan mengabarkan keluarga bahwa mereka sudah sampai di tujuan, semuanya akan baik-baik saja.

Lalu mengapa mereka merasa sebegitu pentingnya untuk menjadi orang penting?

Ingat Ayah saya pernah mengajarkan, ini semua karena mereka bukanlah orang penting sama sekali.

Ya, kita sebenarnya bukanlah siapa-siapa, bukan orang penting. Namun acapkali kita terjebak dalam nafsu ingin terlihat seperti orang penting. Membohongi diri sendiri bahwa diri ini adalah penting padahal tidak adanya.

Lihatlah, betapa pagi-pagi saat terbangun membuka mata, tergesa-gesa kita mencari telepon genggam kita, serasa ada ribuan pesan singkat yang masuk, ratusan panggilan tak terjawab, selama kita tidur. Membisikkan pada diri sendiri bahwa diri ini adalah orang penting dan sangat penting untuk dicari dunia.

Ingatkah, betapa seringnya kita saat baru saja mengucap salam selesai sholat, terpogoh-pogoh merogoh saku melihat telepon genggam. Bahkan tak sedikit dari kita yang tak mau mematikannya saat memasuki rumah Allah bersembayang Jum’at karena takut ada kejadian dunia yang terlewatkan, atau takut ada yang menghubungi kita saat itu.

Padahal nyatanya, dunia ini baik-baik saja tanpa kita orang tak penting yang mengibuli dirinya adalah orang penting.

Kita lupa, bahwa yang penting itu hanya satu, Allah SWT semata.

One thought on “Orang Tak Penting Sok Penting

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s