Sial Saya atau Badui

Pernah mendengar kisah seorang Arab Badui yang ikut sholat subuh berjamaah? Ketika itu sang Imam membaca surat Al-Baqarah, padahal saat itu ia sedang terburu-buru karena suatu keperluan. Akibatnya, ia tidak dapat memenuhi keperluannya itu. Pada esok harinya, ia ikut kembali sholat berjamaah. Ketika imam mulai membaca surat Al-Fill, orang Badui tersebut langsung pergi sambil berkata, “Ini pasti lebih lama lagi! Bukankah Al-Fill (Gajah) lebih besar dari pada Al-Baqarah (Sapi)?” Sungguh, setiap kali membaca ini, Saya tertawa terpingkal-pingkal. Sungguh kocak adanya.

Untunglah Saya acapkali tidak mengerti ayat yang dibaca oleh Imam ketika sholat, bisa-bisa Saya survey dulu para Imam tersebut. Mana yang baca surat semut, belalang, kupu-kupu, Saya ikutin, hehehe.

Tapi, jika bicara jujur tentang ayat-ayat yang panjang ini, kadang Saya tidak habis pikir dengan para Imam tersebut. Bagaimana mungkin mereka begitu teganya baca ayat-ayat begitu panjang di dalam sholat. Tidakkah terpikirkan oleh mereka bahwa ma’mum mereka, okeh Saya akui mungkin Saya saja-but hei pada ngacung juga kan? lututnya tak pernah bisa diandalkan untuk berdiri begitu lama. Saya menduga, saking khusu’nya sang Imam, bisa saja sang Imam tersebut merasa sholat sendiri saja. Mending kalau cuma sholat Isya yang empat rakaat. Ini, sholat taraweh plus witir sebelas rakaat, satu rakaat bisa satu juz. Saya dah berulang kali ngulang Al-Ihklas, An-Nas dan semua ayat yang saya hapaf, tetap saja belum kelar satu rakaat. Ampun dah ni lutut. Kelar-kelar, yang ada Saya malah ngantuk.

Dan kalau ada lembaga survery yang sedang merumuskan siapa Imam favorit sampai taraweh malam tadi. Jelas, Imam kemaren malam juaranya. Mantap. Singkat dan padat. Lebih cepat lebih baik, bukan? Taraweh kelar, dapat pahala, tapi malam masih panjang. Masih bisa nonton, dengerin radio, baca komik, atau browsing. Menyenangkan bisa lama facebook-an.😉

Baru login dan tampil halaman depannya saja, status seorang teman muncul di halaman facebook saya. “Sejam facebook-an tidak terasa, lima menit waktu buat sholat sulit rasanya.” Sial. Menyindir sekali orang ini. Kayak dia emang lebih hebat aja imannya dari Saya. Terus terang saja, Saya ga terima kalau disindir begitu. Lah wong gini-gini ya Bapak-Bapak, Ibu-Ibu, Saudara-Saudari semua, Saya tidak pernah meninggalkan sholat lima waktu. Emang sering rada telat sih, tapi yang penting kan Saya tidak meninggalkan kewajiban Saya.

Mbok ya jangan dibandingkan dengan si Supri tukang sampah kompleks. Supri kan orang miskin, penghasilannya sebulan cuma ratusan ribu, jadi wajar kalau dia sholatnya lebih banyak dari Saya. Dia kan memang harus lebih banyak berdoa, biar nasibnya membaik, ya kan?

Trus dibanding pak RT, jangan dibandingkan juga. Dia tuh kan kaya raya, punya dealer mobil. Jadi wajarlah kalau dia sholatnya lebih banyak. La wong dia terima banyak rezeki dari Tuhan masa cuma bilang thank you doank. Harusnya ya orang kaya kayak dia tu kudu nginap di Masjid, biar lebih afdhal lagi. Ya, kan?

Lah, Saya?

Manusia yang cuma mampu mengeluh, dah mencari sejuta alasan. Sial, dibanding si Arab Badui pun, kasihan banget hidup Saya.

2 thoughts on “Sial Saya atau Badui

  1. heiii.. u write again (in this blog)

    dulu aku pernah baca cerita (aku lupa baca dimana), Rasulullah pernah menegur salah seorang sahabatnya yang jadi imam shalat dan baca surat Al-Baqarah sampai tamat (bayangkan, lemesnya tuh lutut).. di antara makmum kan ada juga orang yang sudah tua, orang yang sedang sakit, atau orang yang memiliki keperluan mendesak.. menjadi imam itu harusnya mempertimbangkan kondisi makmumnya juga, jangan ngikutin maunya sendiri.. itu inti ceritanya..

    what an idea of a great leader ya.. imam dan makmumnya.. subhanallah..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s