Monthly Archives: August 2006

Tetek Ibu di Angkot

Menyaksikan seorang Ibu yang mengeluarkan teteknya untuk menyusui si bayi di tempat umum mungkin perilaku yang masih jamak terjadi di lingkungan kita, di angkot, di terminal, di mall, di kantor, dll. Perilaku ini tidaklah melanggar UU Anti Pornograpi dan Pornoaksi, karena toh sampai sekarang tidak ada satu Ibu pun yang didemo atau ditangkap gara-gara menyusui sang anak di tempat umum.

Terus terang sampai sekarang saya tidak habis pikir kenapa banyak sang Ibu yang dengan santainya menyusui bayinya di tempat umum. Namun tidak sekalipun perilaku tersebut memancing pikiran kotor saya. Buat saya aura kasih sayang yang terpancar dari seorang Ibu yang menyusui anaknya begitu kuat terasa, dan saya sangat menghormati hal tersebut. Jadi bisa disimpulkan bahwa hubungan saya dengan Ibu-Ibu yang menyusui anaknya ditempat umum baik-baik saja, sampai kejadian sore kemaren yang saya alami di sebuah angkot sepulang dari tempat teman saya di pinggiran kota Bandung. Continue reading

Selamat Datang Pak Pejabat

Makin hari makin banyak yang tidak saya mengerti tentang negeri ini. Saking banyaknya, tertawa mungkin adalah satu-satunya cara yang bisa saya lakukan untuk menanggapi ketidak mengertian saya tersebut.

Saya mempunyai seorang teman, yang bisa saya katakan bahwa teman saya tersebut harga dirinya sangat tinggi sekali. Walalu kadang saya berpikir teman saya tersebut suka kelewatan, namun tak jarang pula sikapnya itu membuat saya berpikir. Tiap kali teman saya tersebut menghadiri seminar ataupun konser musik yang yang tidak gratisan alias ada uang pendaftaran atau tiketnya, bisa dipastikan akan terjadi kerusuhan kecil antara teman saya tersebut dengan panitianya.

Begitupun dengan sebuah pertunjukan untuk amal yang dihadiri oleh teman saya tersebut. Kebetulan waktu itu saya juga ikutan menonton, dan tentunya bisa dipastikan karena teman saya tersebut memberikan saya satu tiket gratis. Karena walaupun acara tersebut adalah konser amal untuk korban bencana namun harga tiketnya adalah setara dengan uang makan saya dua minggu. Continue reading